Soppeng, 16 Juli 2026 – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 di SMKN 1 Soppeng memasuki hari keempat dengan rangkaian kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter, peningkatan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan NAPZA, penguatan literasi digital, serta pengenalan lingkungan sekolah. Seluruh kegiatan dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru.
Karakter yang kuat lahir dari kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari.
Melalui MPLS Ramah, peserta didik diajak memulai perjalanan belajar
dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat untuk terus berkembang.
— Amir Mahmud, S.Pd., M.M.
Kepala SMKN 1 Soppeng
Kegiatan diawali pada pukul 07.00–07.45 WITA melalui agenda Pagi Ceria di Lapangan Kampus 2. Peserta didik mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat bersama panitia, guru pendamping gugus, serta pengurus OSIS dan MPK. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat, kebugaran jasmani, dan kebersamaan sebelum mengikuti seluruh rangkaian MPLS.
Selanjutnya, peserta menerima materi Pencegahan Isu NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) yang disampaikan oleh Ir. Hj. A. Astati. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahaya penyalahgunaan narkoba melalui tayangan edukatif, membedakan berbagai mitos dan fakta tentang NAPZA, serta membangun komitmen bersama untuk menjauhi narkoba demi menjaga masa depan yang sehat dan produktif.
Masa depan yang cerah dimulai dari pilihan yang tepat hari ini.
Menjauhi NAPZA berarti menjaga kesehatan, mimpi, dan masa depan
agar tetap dapat diraih dengan prestasi.
— Ir. Hj. A. Astati
Pemateri Pencegahan Isu NAPZA
Pada sesi berikutnya, Ilham, S.Pd., M.M., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, memberikan materi Pengenalan Denah, Tata Letak, dan Fungsi Sarana Prasarana Sekolah. Peserta diperkenalkan dengan berbagai fasilitas yang dimiliki SMKN 1 Soppeng beserta fungsi dan tata tertib penggunaannya sehingga mampu mengenali lingkungan sekolah dengan baik.
Suasana kembali dibuat lebih akrab melalui kegiatan Ice Breaking yang dipandu oleh panitia dan guru pendamping gugus. Melalui berbagai permainan edukatif dan yel-yel Anak Indonesia Hebat, peserta didik diajak membangun komunikasi, kerja sama, dan kekompakan antarsesama siswa baru.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti materi Keamanan Digital yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan secara daring. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya keamanan dalam menggunakan teknologi digital, etika bermedia sosial, perlindungan data pribadi, serta upaya menghindari berbagai bentuk penipuan dan kejahatan siber sehingga peserta menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.
Menjadi generasi digital bukan hanya mampu menggunakan teknologi,
tetapi juga bijak menjaga etika, keamanan data, dan bertanggung jawab
dalam setiap aktivitas di dunia maya.
— Materi Keamanan Digital
Dinas Pendidikan
Setelah kegiatan pembelajaran, peserta mengikuti Makan Bersama Program MBG dan melaksanakan Ibadah Salat Zuhur sebagai bagian dari pembiasaan karakter religius serta penguatan nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.
Pada sesi siang, Mirawaty B., S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui kegiatan yang dikemas secara interaktif, peserta diperkenalkan pada tujuh kebiasaan positif yang menjadi fondasi pembentukan karakter, seperti disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat belajar.
Peserta juga diajak bernyanyi, berdiskusi, melakukan simulasi, serta membuat catatan harian sebagai bentuk refleksi terhadap kebiasaan baik yang akan diterapkan selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Soppeng.
Rangkaian kegiatan hari keempat ditutup pada pukul 13.15–14.00 WITA dengan agenda Persiapan Pulang yang diisi refleksi dan penguatan materi oleh guru pendamping gugus. Pada sesi ini peserta didik diajak mengevaluasi pembelajaran yang telah diperoleh serta menumbuhkan komitmen untuk menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pelaksanaan hari keempat MPLS Ramah 2026, SMKN 1 Soppeng terus berkomitmen membentuk peserta didik baru yang tidak hanya memiliki wawasan akademik, tetapi juga berkarakter kuat, sehat, sadar hukum, cakap dalam memanfaatkan teknologi digital, serta siap menjadi generasi yang mandiri, terampil, dan berdaya saing sesuai dengan semangat MPLS Ramah 2026.







