SOPPENG, Sulsel — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng menggelar kegiatan Sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Ruang Patiseri SMKN 1 Soppeng, Senin (19/10/2026).
| Kegiatan | Sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) |
|---|---|
| Penyelenggara | KUA Kecamatan Lalabata |
| Waktu | Senin, 19 Oktober 2026 |
| Tempat | Ruang Patiseri SMKN 1 Soppeng |
| Peserta | Puluhan peserta didik SMKN 1 Soppeng |
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta didik SMKN 1 Soppeng sebagai upaya pembinaan karakter dan pembentukan generasi muda yang berakhlak mulia.
Masa Transisi yang Krusial
Kepala KUA Lalabata dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa remaja usia sekolah merupakan masa transisi yang sangat krusial. Remaja membutuhkan arahan, pemahaman agama, dan bimbingan moral agar tidak terjerumus pada pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya.
“Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini adalah program prioritas Kementerian Agama. Tujuannya adalah membekali remaja dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, bahaya pernikahan dini, etika pergaulan dalam Islam, serta pentingnya merencanakan masa depan.”
— Kepala KUA Lalabata
Materi Sosialisasi
Pemateri dari KUA Lalabata memaparkan beberapa materi penting, antara lain:
- Karakter religius: membangun karakter remaja yang religius dan berakhlak karimah.
- Etika pergaulan: memahami batasan pergaulan dan etika komunikasi dengan lawan jenis dalam perspektif agama.
- Cegah pernikahan usia anak: dampaknya terhadap kesehatan, psikologis, dan ekonomi.
- Bekal masa depan: pentingnya pendidikan dan keterampilan.
Sambutan Positif dari Sekolah
Pihak SMKN 1 Soppeng menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut serta memberikan dampak positif bagi siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Lalabata. Materi ini sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini. Semoga anak-anak kami bisa menjadi remaja yang cerdas, berprestasi, dan menjaga diri.”
— Perwakilan SMKN 1 Soppeng
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi mengenai problematika remaja yang mereka hadapi sehari-hari.
Melalui program BRUS, KUA Lalabata berharap dapat mencetak generasi muda Soppeng yang tidak hanya unggul secara akademik dan vokasi, tetapi juga kuat secara mental, spiritual, dan moral.





