Hari Kedua MPLS Ramah Tahun 2026 di SMKN 1 Soppeng: Menanamkan Karakter, Nasionalisme, dan Perlindungan Peserta Didik

Soppeng, 14 Juli 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026, SMKN 1 Soppeng kembali menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik baru.

Pendidikan bukan hanya membentuk peserta didik yang cerdas,
tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama
sebagai bekal menghadapi masa depan.

— Amir Mahmud, S.Pd., M.M.
Kepala SMKN 1 Soppeng

Kegiatan diawali dengan Pagi Ceria yang dilaksanakan mulai pukul 07.00–07.30 WITA di Lapangan Kampus 2. Seluruh peserta didik baru mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dengan penuh semangat bersama panitia dan guru pendamping gugus. Suasana semakin meriah dengan kehadiran pengurus OSIS dan MPK yang turut mendampingi serta membangun semangat kebersamaan di hari kedua MPLS.

Selanjutnya, peserta didik mengikuti sesi Pengenalan dengan Sesama Murid dan Guru serta Tenaga Kependidikan di masing-masing gugus. Dalam kegiatan ini, peserta didik diajak saling mengenal serta berbagi cerita mengenai harapan dan kekhawatiran selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Soppeng.

Melalui metode Pohon Harapan dan Pohon Solusi, peserta didik didorong untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi bersama sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.

Setiap peserta didik memiliki harapan dan potensi.
Sekolah hadir untuk membantu mengembangkan potensi tersebut
melalui lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan saling menghargai.

— Pesan MPLS Ramah 2026
SMKN 1 Soppeng

Memasuki sesi berikutnya, Dr. Burhanuddin, S.Pd., M.Si., M.Pd. menyampaikan materi Kurikulum dan Pengenalan Profil Lulusan. Dalam pemaparannya dijelaskan mengenai kurikulum yang diterapkan di SMKN 1 Soppeng serta delapan dimensi Profil Lulusan yang menjadi tujuan pendidikan.

Delapan dimensi tersebut meliputi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Materi ini diharapkan memberikan gambaran kepada peserta didik mengenai kompetensi dan karakter yang akan dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Pada sesi selanjutnya, Muhammad Amin, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan DUDI SMKN 1 Soppeng, memberikan materi Pengenalan Empat Pilar Kebangsaan.

Peserta didik diajak memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran pada pagi hari, peserta didik melaksanakan istirahat dan makan bersama Program Makan Bergizi (MBG) sebagai bentuk pembiasaan hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ibadah Salat Dzuhur berjamaah bagi peserta didik muslim, sementara peserta didik nonmuslim melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

Sekolah yang hebat adalah sekolah yang mampu menghadirkan rasa aman,
melindungi setiap peserta didik, serta menumbuhkan budaya saling menghormati
dan menghargai perbedaan.

— Ir. Hj. A. Astati
Pemateri Perlindungan Anak dan Perempuan

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari kedua, Ir. Hj. A. Astati menyampaikan materi Perlindungan Anak dan Perempuan. Materi ini memberikan edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari segala bentuk kekerasan dan perundungan, baik bullying fisik, verbal, emosional, psikologis, cyberbullying, maupun perundungan sosial.

Peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai cara mengenali, mencegah, dan melaporkan tindakan perundungan sehingga tercipta budaya sekolah yang saling menghargai dan melindungi.

Melalui rangkaian kegiatan hari kedua MPLS Ramah Tahun 2026 ini, SMKN 1 Soppeng terus berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengenalan sekolah, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta siap belajar dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan baik serta menjadi bagian dari keluarga besar SMKN 1 Soppeng yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.