Soppeng, 21 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik, SMKN 1 Soppeng melaksanakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru pada Sabtu–Minggu, 20–21 Juni 2026, bertempat di Ruang Patiseri SMKN 1 Soppeng. Kegiatan ini mengusung tema “Penyusunan Perangkat Ajar, Konten Pembelajaran, dan Strategi Mengajar Menuju Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)”.
Workshop yang diikuti oleh seluruh guru SMKN 1 Soppeng ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMKN 1 Soppeng. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, serta mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai implementasi aplikasi tata tertib kesiswaan, konsep dasar pembelajaran mendalam (Deep Learning), serta penyusunan perangkat ajar menggunakan kerangka Understanding by Design (UbD). Kegiatan dilanjutkan dengan workshop mandiri tentang penyusunan pertanyaan pemantik (Essential Questions) dan asesmen berbasis HOTS, kemudian diakhiri dengan sesi bedah dokumen dan refleksi bersama.
Pada hari kedua, fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan konten pembelajaran kreatif dan kontekstual berbasis studi kasus serta pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Peserta juga memperoleh penguatan terkait strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), dan Socratic Dialogue. Sebagai luaran kegiatan, seluruh guru menyusun modul ajar Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dikumpulkan sebagai produk nyata hasil workshop.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya Dr. Muhammad Yassir, S.T., M.T., Hj. Awaliah, S.Pd., M.Pd., Dr. Burhanuddin, S.Pd., M.Si., M.Pd., Musdalifah, S.Pd., M.Pd., Tim Guru TIK, serta Tim Kurikulum SMKN 1 Soppeng.
“Guru hebat adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar dan terus berinovasi demi masa depan peserta didiknya.”
— SMKN 1 Soppeng
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh guru SMKN 1 Soppeng semakin siap merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, mendorong lahirnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta keterampilan pemecahan masalah. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat budaya belajar sepanjang hayat bagi guru demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kepala SMKN 1 Soppeng berharap hasil workshop tidak hanya berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi seluruh peserta didik.








